|
Ekonomi dan Bisnis
RUPS Bakrie & Brothers Tak Capai Kuorum
Jum'at, 28 Januari 2005 | 20:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bakrie & Brothers Tbk. untuk meminta persetujuan reverse stock oleh para pemegang saham, tidak mencapai kuorum.
Agenda rapat baru bisa disetujui bila telah mencapai kuorum dua pertiga dari jumlah pemegang saham.
”Presentasi yang hadir baru 36,87 persen,” kata Yuanita Rohali, Direktur Keuangan Bakrie & Brothers di Jakarta hari ini.
Menurut rencana, rapat akan kembali digelar pada 7 Februari 2005 untuk pembahasan agenda yang sama.
Sebelumnya, dalam laporan publik, Bakrie & Brothers memberitahukan akan melakukan reverse stock dengan rasio lima lembar saham lama akan menjadi satu saham baru.
Tujuan reverse stock ini untuk melakukan penerbitan saham baru (right issue) atau hak memesan efek terlebih dahulu diperkirakan sebesar Rp 1 trilliun. Ini akan dilakukan dalam kurun waktu 3-6 bulan ke depan setelah dilakukan reverse stock.
Reverse stock merupakan perubahan nilai saham melalui pengurangan jumlah saham. Dengan begitu, nilai saham menjadi lebih tinggi sedangkan jumlah saham yang beredar menjadi berkurang. Namun, perubahan ini tidak akan mengubah jumlah modal sehingga tidak mengubah
kepemilikan saham.
Dengan dilakukan reverse stock, saham Bakrie & Brothers seri A dengan nilai nominal Rp 500 akan menjadi Rp 2.500 per lembar dan untuk saham seri B dengan nilai nominal Rp 70 akan menjadi Rp 350 per lembar.
Dengan dilakukan reverse stock, nantinya jumlah saham seri A yang semula sebanyak 7.750.080 akan menjadi 1.550.016 dan saham seri B yang semula sebanyak 36.812.880 berubah menjadi 7.362.576.
Sedangkan total jumlah seluruh saham yang semula 44.562.960 berubah menjadi 8.912.592. Berlaku sebagai pembeli siaga dalam reverse stock ini adalah PT Danatama Makmur.
Pemegang saham Bakrie & Brothers terdiri dari CSFB Singapore sebesar 10,32 persen, Ommi Capital Asia Limited sebesar 8,887 persen, dan publik sebesar 80,80 persen.
Yuliawati - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|