|
Ekonomi dan Bisnis
BI Akan Fasilitasi Penjaminan Kredit Mikro
Senin, 31 Januari 2005 | 16:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia akan memfasilitasi kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga penjaminan kredit, seperti PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) atau Perusahaan Umum Sarana Penjaminan Usaha dalam menjamin kredit mikro di Indonesia.
Akhir tahun lalu, BI telah memfasilitasi nota kesepahaman antara empat permerintah provinsi, sembilan pemerintah kabupaten, empat bank pembangunan daerah dengan Askrindo.
Analis Eksekutif Tim Penelitian dan Pengembangan Biro Kredit BI Andang Setyobudi mengatakan, BI akan memperluas jangkauan kerja sama ke daerah lain tahun ini. “Kami akan mencari pemerintah daerah yang betul-betul potensial dan mempunyai komitemen mengembangkan usaha kecil menengah di daerah masing-masing,” kata Andang di Jakarta hari ini.
Sebelumnya, Gubernur BI Burhanuddin Abdullah mengatakan, penjaminan kredit membantu pengelolaan risiko pemberian kredit. Fungsi intermediasi akan berjalan lebih aman, karena resiko akibat kredit macet lebih terkelola.
Dalam penjaminan kredit mikro itu, BI memberikan dua skema. Pertama, pemerintah daerah bekerja sama secara langsung dengan lembaga penjaminan kredit nasional melakukan bagi resiko (risk sharing) dalam menjamin kredit yang disalurkan kepada usaha kecil menengah.
Kedua, pemerintah daerah melalui lembaga penjaminan kredit daerah bekerja sama dengan lembaga penjaminan kredit nasional melakukan bagi resiko dalam menjamin kredit yang disalurkan kepada usaha kecil.
Hingga September 2004, jumlah kredit usaha mikro, kecil, dan menengah telah mencapai Rp 262,7 triliun atau meningkat sebesar 23,1 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Masing-masing 46,3 persen disalurkan ke kredit mikro, 25,2 persen ke usaha kecil, dan 28,5 persen ke usaha menengah. Jumlah ini mencapai 50,7 persen dari total kredit perbankan yang mencapai Rp 518,4 triliun, yang sebagian besar merupakan sektor produktif.
Yandi MR - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|