Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Menteri Negara BUMN Sugiharto: Pelindo Layak Go Public
Senin, 31 Januari 2005 | 19:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sugiharto mengatakan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II sudah layak go public, karena yang telah dicapai perusahaan selama ini sudah baik.

“Tidak ada salahnya menerapkan hal-hal yang baik, sepanjang tidak bertentangan dengan undang-undang,” kata Sugiharto di kantor Pelindo II, Tanjung Priok, Jakarta hari ini.

Meskipun demikian, menurut menteri, untuk menjadikan Pelindo sebagai perusahaan umum tidak akan dilakukan dalam waktu dekat karena potensi sebenarnya dari Pelindo II masih belum tergali dan nilai asetnya masih rendah.

Selain itu, jika Pelindo nanti menjadi perusahaan umum, pemerintah tidak akan menjual sahamnya ke asing walaupun sudah banyak pihak yang menyatakan ketertarikkannya ke bisnis pelabuhan di Indonesia. Penjualan saham akan lebih diutamakan kepada share holder dan stake holder di Tanah Air.

Sugiharto juga berharap Pelindo tetap sebagai tulang punggung pencapaian target BUMN. Karena itu, Pelindo harus menerapkan beberapa kiat dalam persaingan dengan pelabuhan manca negara seperti meningkatkan ketepatan waktu pelayanan dan kualitas pelayanan, menerapkan tarif yang bersaing, serta mengatur lingkungan sekitar.

Indonesia, menurut menteri, sebagai negara maritim merupakan modal yang besar dalam pembangunan infrastruktur pelabuhan ke depan.

“Saya ingin ada super major company di bidang pelabuhan, yang kuat bersaing dengan pelabuhan manca negara seperti Port Klang dan Hutchinson,” katanya.

Tito Sianipar - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Protes mahasiswa dan elemen masyarakat menolak privatisasi dan divestasi BUMN juga menuntut DPR untuk segera membentuk Pansus Indosat dengan membawa poster bergambar Meneg BUMN Laksamana Sukardi
Protes Menolak Privatisasi BUMN

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Siapkan Payung Hukum Pembentukan Perusahaan Induk BUMN
Pemerintah Tidak Akan Mengubah Lima Opsi untuk Cemex
Pemerintah dan Cemex Besok Tanda Tangani Kesepakatan Kerja Sama
Pemerintah Tetap Alihkan Dana Pembinaan Koperasi ke Permodalan Nasional Madani
Sebelum Merger, Bank BUMN Disehatkan Dulu
Pemerintah Ancam Ganti Sejumlah Direksi BUMN
Pemerintah Minta Pertamina Tunda Pergantian Logo
Kredit Macet BUMN ke Usaha Kecil 40 Persen
Dana Pembangunan Daerah Tertinggal dari BUMN Rp 1 Triliun
Pemerintah Siapkan Payung Hukum Pembentukan Badan Pengelola BUMN
> selengkapnya...


Referensi

Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
PP RI No. 56 Tahun 1999 Tentang Penjualan Saham Milik Negara RI Pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.
Kepres RI nomor 122 Tahun 2001 Tentang Tunjangan Tim Kebijakan Privatisasi BUMN
kepres nomor 24 tahun 2001 tentang tim konsultasi BUMN

Website

Kementerian BUMN
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Todung Mulya Lubis Pesta Ulang Tahun Ke-59
Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13
Polisi Ringkus Pembuat Uang Palsu
Klinik HIV/AIDS untuk Napi Banceuy

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data