Menteri Keuangan Lobi Australia

Selasa, 01 Februari 2005 | 14:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Keuangan Jusuf Anwar akan melobi Australia dan Selandia Baru agar bersedia mencoret Indonesia dari daftar hitam negara yang dinilai tidak kooperatif memberantas tindak pidana pencucian uang.

Menurut Kepala Badan Pengkajian Ekonomi dan Kerja Sama Internasional Anggito Abimanyu, Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah, dan Direktur Jenderal Bea Cukai Eddy Abdurrachman akan menyertai kepergian Menkeu tersebut.

Anggito menuturkan, Australia akan mudah untuk diyakinkan karena kedua negara sudah pernah melakukan kerja sama menangani kasus kriminal. "Yang paling terakhir adalah kasus Hendra Raharja," ujarnya di Jakarta kemarin.

Di Australia nanti, utusan Indonesia akan bertemu dengan lembaga Departemen Keuangan, gubernur bank sentral, Jaksa Agung, Bea Cukai, dan beberapa komisi. "Minimal empat lembaga itu," katanya.

Evi Flamboyan






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: