Investasi PMA 2004 Menurun

Kamis, 03 Februari 2005 | 10:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Investasi yang dibiayai Penanaman Modal Asing (PMA) pada 2004 menurun dibanding 2003. Realisasi investasi sesuai ijin usaha tetap pada 2004 US$ 4,6 miliar, dan pada 2003 sebesar US$ 5,4 miliar. "Hal ini karena 2004 ada pemilu, investor mengambil sikap wait and see," kata Theo Toemion, Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), sebelum rapat dengar pendapat dengan komisi VI DPR RI, Kamis (3/2).

Sementara itu, nilai investasi yang dibiayai investor dalam negeri meningkat. Pada 2003, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 11,5 triliun sedangkan pada 2004 sebesar Rp 15,2 triliun. Investasi sebesar itu pada 2004 menyerap tenaga kerja 46.300. Sedangkan investasi PMA meneyerap tenaga kerja 130.131.

Namun, realisasi investasi tersebut masih jauh dari rencana investasi yang ditetapkan sebelumnya. BKPM pada 2004, merencanakan investasi PMDN Rp 36,8 triliun, sedangkan untuk PMA sebesar Rp 10,3 triliun. "Diharapkan pada 2005 investasi akan meningkat," ujarnya.

BKPM, lanjut Theo, juga sudah disetujui untuk menjadi lembaga pelayanan satu atap untuk investasi. "Jadi usulan BKPM menjadi lembaga promosi itu memang fungsi kita melakukan promosi," kata dia menjawab pertanyaan BKPM menjadi lembaga promosi.

Sutarto






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: