Presiden Tegur Menteri Tak Berpihak ke Rakyat

Jum'at, 11 Februari 2005 | 13:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menegur beberapa menteri di Kabinet Indonesia Bersatu yang dinilai kurang berpihak kepada rakyat dalam perumusan kebijakan.

Ekonom senior Sri Edi Swasono mengungkapkan, salah satu menteri yang mendapat teguran itu adalah Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie.

Teguran disampaikan karena Ical--sapaan akrab Aburizal--mengeluarkan pernyataan kurang berpihak kepada masyarakat terkait kenaikan harga gas atau liquid petroleum gas (LPG) beberapa waktu lalu.

"Dia (Aburizal) kan bilang kenaikan harga LPG terjadi karena pasar yang menaikkan. Dia juga bilang kalau nggak punya uang ya jangan pake LPG," kata Edi setelah bertemu Presiden di Kantor Kepresidenan Jakarta, Jumat (11/2).

Edi menjelaskan, teguran itu menunjukkan Presiden tetap memiliki komitmen terhadap aspirasi masyarakat. Pikiran yang diungkapkan Presiden, kata dia, juga mirip dengan saran-saran pembangunan ekonomi yang disampaikannya.

Menurut dia, Presiden juga mempersilakan dirinya dan para pengamat untuk langsung memberikan teguran jika ada menteri yang bersikap kurang berpihak kepada rakyat.

"Keterbukaannya memang luar biasa," kata dia. Budi Riza






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: