Pemerintah Diminta Siapkan Data Kebutuhan Gas Nasional
Selasa, 15 Februari 2005 | 05:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Komisi Energi dan Sumber Daya Mineral DPR RI Agusman Effendi meminta pemerintah mengumpulkan data kebutuhan gas dalam negeri sebelum mengeluarkan kebijakan menghentikan ekspor gas. Data tersebut diperlukan mengingat sifat gas yang tidak bisa disimpan sehingga harus jelas jumlah kebutuhan gas dalam negeri yang diperlukan.
"Data kebutuhan gas tersebut harus dimiliki pemerintah baik dalam jangka pendek maupun panjang," katanya kepada Tempo di Jakarta kemarin. Tanpa data itu, menurut Agusman, pemerintah tidak bisa secara serta-merta menghentikan kebijakan ekspor gas.
Seperti diketahui, Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie menegaskan, telah ada keputusan untuk menghentikan ekspor gas di luar komitmen yang telah ada. Keputusan itu merupakan bagian dari kebijakan energi untuk mendukung program pemerintah mengalihkan konsumsi masyarakat terhadap bahan bakar minyak ke pemakaian gas.
Agusman menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan gas dalam negeri yang harus diperhatikan adalah infrastruktur. "Daerah penghasil gas selama ini jauh dari pusat industri sehingga cukup menyulitkan," ujarnya.
Langkah pemerintah dalam pembangunan infrastruktur gas harus jelas dan terarah. Misalnya dalam tahun ini yang diselesaikan pembangunan pipa gas dari Kalimantan ke Jawa. "Tahun berikutnya daerah lainnya dan pemerintah harus segera melakukan itu," ujarnya.
Muhamad Fasabeni





