Indeks Berpotensi Terkoreksi
Senin, 21 Februari 2005 | 10:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin (21/2) berpeluang terkoreksi. IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 1.085-1.100. "Koreksi indeks berpotensi terjadi hari ini karena minggu kemarin indeks sudah ada pada posisi jenuh beli," kata Alfiansyah, analis Sinar Mas Sekuritas kepada Tempo.
Namun, menurutnya, masih ada sentimen positif yang akan mempertahankan penguatan indeks. Hal ini, berkaitan dengan kinerja keuangan (laporan keuangan 2004) dari emiten-emiten besar yang diperkirakan akan bagus.
Saham-saham yang sudah ada pada posisi jenuh antara lain HMSP (HM Sampoerna), ASII (Astra Internasional), BBRI (Bank Rakyat Indonesia), dan BBCA (Bank Central Asia). "Karenanya untuk ambil untung (profit taking), saham-saham ini direkomendasikan dijual," kata Alfiansyah.
Untuk aksi beli, Alfiansyah merekomendasikan saham dari sektor perkebunan seperti AALI (Astra Agro Lestari), LNSP (PP London Sumatra), dan UNSP (Bakrie Sumatera Plantations).
Sedangkan untuk aksi tahan, saham sektor pertambangan masih bisa dijadikan alternatif. Antara lain, BUMI (Bumi Resources), TINS (Timah Tbk), PTBA (Tambang Batubara Bukit Asam), ANTM (Aneka Tambang (Persero)). Namun, kisaran ANTM masih terbatas.
Fanny Febiana





