Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Menkeu: Angka Deflasi Menggembirakan
Selasa, 01 Maret 2005 | 17:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Keuangan Yusuf Anwar menilai tingkat deflasi yang terjadi pada Februari sebesar 0,17 persen adalah angka yang menggembirakan. "Sangat menggembirakan. Di saat orang menuduh kita (pemerintah) mau bikin inflasi karena harga minyak naik, tapi malah deflasi," katanya pada wartawan seusai rapat dengan panitia khusus DPR, Selasa (1/3) di Jakarta.

Menurut Yusuf, deflasi akan menjadi faktor penyeimbang dari perkiraan sebagian besar masyarakat yang menyoroti kemungkinan inflasi setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Walau begitu, Yusuf tidak buru-buru menganggap terjadinya deflasi sepenuhnya berarti baik bagi perekonomian. "Karena deflasi pun mengandung kekurangan-kekurangan," katanya.

Ia menegaskan, dirinya belum bisa berkomentar lebih jauh tentang terjadinya deflasi seperti yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini. "Belum comment dulu, nanti salah," ujarnya.

Lebih jauh Yusuf menyatakan optimismenya pemerintah akan memenuhi target pertumbuhan ekonomi 7 persen tahun ini."Proyeksi saya tahun ini bisa bergerak ke arah 7 persen," tuturnya.

Seperti diberitakan, hari ini Kepala BPS Chairul Maksum mengatakan dari 45 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat 33 kota mengalami deflasi dan 12 kota mengalami inflasi.

Mengenai dampak psikologis kenaikan BBM, menurutnya hanya terjadi dikota-kota besar seperti Jakarta, Manado, Samarinda, dan lain sebagainya.

RR. Ariyani

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Soedarti Surbakti di kantornya, Jl. Dr. Sutomo, Jakarta, 17 Juli 2003. [TEMPO/ Lourentius EP; K16A/357/2003; 20030731]. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Soedarti Surbakti di kantornya, Jl. Dr. Sutomo, Jakarta, 17 Juli 2003. [TEMPO/ Lourentius EP; K16A/357/2003; 20030731].
Soedarti Surbakti
Soedarti Surbakti
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PPA akan Restrukturisasi 15 Perusahaan
PPA Jual Aset BII
Defisit APBN 2004 Belum Pasti
Pemerintah Optimis Atas Rencana Obligasi Internasional
Dua Minggu Lagi Besaran Modal LPS Diajukan ke DPR
BPS : Pertumbuhan Indonesia 2004 Mencapai 5,13 Persen
Penggabungan Ditjen Lembaga Keuangan dan Bapepam Tertunda
Gubernur Papua Tanyakan Besarnya Royalti PT Freeport Indonesia
Gubernur BI: Inflasi Hanya Mungkin Direspons dengan Menaikkan Suku Bunga
Aviliani: BI Agar Tak Naikkan Suku Bunga
> selengkapnya...


Referensi

Perjalanan BPPN dari Waktu ke Waktu
Status Pengutang BPPN
Profil Iwan Prawiranata
Profil Glen Yusuf
Keppres RI No. 17 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 26 Tahun 1998 Tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
Keppres RI No. 16 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Tim Pemberesan Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Keppres RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Sistem Kepegawaian Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Departemen Keuangan
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

BLT Bojonegoro Dicairkan Besok
Pasangan Karsa Unggul di Jombang
Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count
Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data