|
Ekonomi
Pemerintah Targetkan Jumlah Wisatawan Meningkat
Selasa, 01 Maret 2005 | 21:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mentargetkan jumlah wisatawan tahun ini meningkat menjadi 6 juta orang tahun ini dari 5,3 juta orang tahun lalu. Jumlah wisatawan tahun lalu mayoritas berasal dari Australia dan Jepang.
Menurut Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Watjik, tahun ini pemerintah berusaha meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) dari negara-negara baru seperti Timur Tengah, India, dan Cina.
"Khusus dengan Cina, sudah dilakukan gebrakan dengan membuka penerbangan langsung dari Cina-Singapura-Indonesia," kata Jero di jakarta hari ini.
Menteri menambahkan, tahun lalu dari total 20 juta penduduk Cina yang pergi berwiraswasta keluar negeri, hanya 80 ribu orang saja yang berkunjung ke Indonesia. Karena itu, Departemen Pariwisata akan memperbanyak tempat pembuatan visa di negara tersebut. "Selama ini hanya di Beijing," ujarnya.
Sedangkan kerja sama dengan Singapura untuk meningkatkan jumlah wisman Cina ke Indonesia, karena Singapura merupakan negara dengan obyek wisata yang sedikit tapi mempunyai banyak tempat perbelanjaan. Sebaliknya, Indonesia merupakan negara yang kaya akan obyek wisatanya.
Pemerintah tahun ini juga mentargetkan perolehan devisa dari sector pariwisata sebesar US$ 6 miliar. Menurut Watijik, sektor pariwisata merupakan sektor yang dampaknya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat, berbeda dengan sektor lain seperti minyak, kayu, dan lainnya.
Evy Flamboyan - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|