Industri Gula Baru di Sembilan Propinsi

Sabtu, 05 Maret 2005 | 03:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Pertanian berencana untuk mengembangkan perkebunan tebu di sembilan propinsi luar Jawa. Menurut Direktur Pengembangan Perkebunan Deptan U.K Anggoro, pengembangan perkebunan itu untuk mengembangkan industri gula.

Berdasarkan hasil penelitian potensi lahan di luar Jawa, terdapat seluas 277.500 hektar lahan yang memiliki potensi untuk ditanam tebu. Kesembilan propinsi tersebut adalah Papua, Maluku, NTT, NTB, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.

Untuk mewujudkan rencana itu, menurut Anggoro, salah satu kendalanya adalah minimnya infrasruktur pengairan, jalan, fasilitas perhubungan dan pelabuhan.
Kurangnya infrastruktur, menjadi pertimbangan para investor yang ingin menanamkan modalnya pada industri gula terutama di 9 lokasi rencana perkebunan tebu ini. "Jumlah investor yang berminat sangat terbatas,"katanya.

Selain infrastruktur, keberatan yang dirasakan para calon investor juga disebabkan oleh tidak tersedianya dana melalui kredit dengan suku bunga yang rendah. “Apalagi untuk industri gula diperlukan investasi yang cukup besar,”ujar Anggoro.

Khairunnisa






Komentar Anda

Kirim