ADB Bantu US $600 Juta untuk Korban Tsunami
Kamis, 10 Maret 2005 | 13:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Asian Development Bank (ADB) Haruhiko Kuroda mengatakan, ADB sudah menyiapkan bantuan US$ 600 juta untuk negara-negara korban tsunami seperti Indonesia, India, Kepulauan Maladewa, Srilanka, dan Thailand. "Indonesia mendapatkan porsi terbesar dari dana tersebut," ujarnya kepada wartawan saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (10/3).
Haruhiko mengatakan, belum dapat menyebutkan jumlah dana bantuan khusus untuk Indonesia karena masih dibicarakan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Nilai konkrit bantuan untuk Indonesia akan diumumkan sore nanti di Departemen Keuangan.
Selain bantuan tersebut, ADB juga mengalihkan dana US$ 65 juta yang digunakan untuk proyek-proyek Indonesia untuk membantu korban tsunami di Aceh dan Sumatera Utara. Menurut Haruhiko, ADB tidak hanya membantu program rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh. "Namun juga untuk jangka panjang kami akan membantu membangun ekonomi Indonesia," kata dia.
Masih menurut Haruhiko, ADB akan bekerjasama dengan pemerintah dalam penyaluran bantuan dan untuk menghidari kebocoran. Dia percaya pemerintah dapat mengatasi kebocoran dalam proyek tersebut.
ADB juga bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat standar penyaluran bantuan. "Kami sudah siap membuat sistem antikorupsi untuk bantuan tsunami ini," ujarnya.
Mengenai transparansi dana, Haruhiko mengatakan, tidak menutup kemungkinan bagi ADB seperti juga Bank Duniadan juga institusi lain yang memberikan bantuan ke Indonesia untuk menggunakan jasa auditor independen.
Evy Flamboyan





