Boeing akan Ekspansi Bisnis ke Indonesia
Kamis, 17 Maret 2005 | 15:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Vice President Boeing Company, Stanley O. Roth menilai Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk penjualan pesawat terbang. Ini terlihat dari berkembangnya industri penerbangan di tanah air saat ini. "Sekarang jumlah perusahaan penerbangan mencapai 22 perusahaan, beberapa waktu yang lalu baru sekitar lima perusahaan," kata Roth seusai bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wakil Presiden, Kamis (17/3).
Roth mengatakan, dua perusahaan klien di Indonesia yang aktif menggunakan pesawat produksi Boeing adalah Lion Air dan Garuda. Menurutnya, jumlah pesawat Boeing akan semakin bertambah seiring meningkatkan perekonomian di Indonesia. Ia mengatakan, akan menjajaki penjualan pesawat ke Garuda dalam waktu dekat setelah rampungnya proses pergantian manajemen di perusahaan penerbangan tersebut.
Tapi, Roth tidak menjelaskan mengenai harga atau skema khusus untuk menarik minat pembeli terhadap pesawat Boeing di Indonesia. Mengenai harga, ia mengatakan Boeing tidak memproduksi pesawat murah. Namun klien bebas menentukan konfigurasi pesawat yang diinginkan.
Selain itu, Roth melanjutkan, Boeing juga tengah menjajaki pembuatan satelit untuk pemerintah Indonesia. Menurutnya, satelit Palapa C1 dan C2 akan segera habis masa aktifnya pada 2008. Selama ini, Boeing memasok sebagian besar kebutuhan satelit di Indonesia.
Budi Riza





