Terkait Obligasi Valas, Pemerintah Monitor Perkembangan Pasar Internasional

Jum'at, 18 Maret 2005 | 13:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah terus memantau perkembangan pasar Internasional berkaitan dengan penjajakan (road show) obligasi valas senilai US$ 1 miliar yang akan dikeluarkan Mare ini.

Menteri Keuangan Jusuf Anwar mengatakan, kondisi-kondisi internasional yang dipantau pemerintah antara lain anjloknya harga saham General Motor, kenaikkan harga minyak mentah dan kemungkinan naiknya bunga di Amerika (treasury rate).

Semua kejutan tersebut, menurut Jusuf, akan dijadikan bahan pertimbangan pemerintah untuk mengambil keputusan dalam menjual obligasi valas. Apabila rentang bunga yang ditetapkan terlalu tinggi, pemerintah tidak akan mengambil keputusan.

"Hal tersebut karena pasar sedang proaktif, serta investor masih trauma dengan anjloknya harga General Motors," katanya.

Seperti diketahui, penawaran obligasi Internasional Indonesia tahun lalu mencapai lebih dari US$ 4 miliar dari yang ditawarkan sebanyak US$ 1 miliar. Evy Flamboyan

TOPIK






Komentar Anda

Kirim