Laba Astra Argo Naik 185 Persen

Senin, 21 Maret 2005 | 03:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Laba PT Astra Argo Lestari Tbk. pada 2004 melonjak sebesar 185 persen menjadi Rp 800,8 miliar dibanding perolehan laba pada tahun buku 2003 yang mencapai Rp 280,7 miliar. Perolehan laba bersih ini tertinggi sepanjang sejarah perseroan.

Menurut Tjahyo Dwi Ariantono, Public Relations Astra Argo Lestari, peningkatan laba bersih itu terutama didorong oleh pendapatan bersih perseroan akibat naiknya volume penjualan minyak kelapa sawit (CPO) dan membaiknya harga CPO tahun lalu.

Total pendapatan bersih perseroan tahun lalu mencapai Rp 3,47 triliun atau naik 36 persen dibanding pendapatan pada 2003 yang mencapai Rp 2,54 triliun. “Pendapatan bersih itu terutama berasal dari penjualan CPO sebanyak 721.085 ton atau naik 28,4 persen dan kernel 124.335 ton atau naik 31 persen,” kata Tjahyo di Jakarta akhir pekan lalu dalam siaran pers.

Dia menambahkan, menguatnya harga minyak kedelai sebagai akibat kegagalan panen yang terjadi di Amerika dan Brasil, membuat harga rata-rata CPO tahun lalu naik 9,3 persen, yakni dari Rp 3.422 per kilogram pada 2003 menjadi Rp 3.470 per kilogram pada 2004. Sedangkan harga kernel naik dari Rp 1.479 menjadi Rp 2.176 per kilogram.

Selain kinerja perseroan yang meningkat hampir tiga kali lipat, Astra Argo juga telah melakukan pelunasan obligasi senilai Rp 500 miliar dengan peringkat A+, yang memiliki tingkat bunga tetap sebesar 17,7 persen. Dana pelunasan obligasi itu disisihkan dari dana internal, seiring dengan membaiknya kinerja perusahaan sepanjang tahun lalu.

Grace - Tempo






Komentar Anda

Kirim