Miranda: Pemerintah Sudah Ciptakan Iklim Kondusif

Kamis, 24 Maret 2005 | 19:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S. Goeltom meyakinkan investor bahwa pemerintah telah melakukan reformasi dan restrukturisasi ekonomi untuk menciptakan kondisi bisnis dan investasi yang kondusif di Indonesia.

Menurut Miranda, kondisi perekonomian Indonesia saat ini sudah lebih kondusif, setelah melalui pemilu yang demokratis. Sejumlah langkah-langkah sedang dijalankan oleh administrasi pemerintahan yang baru untuk membangun manajemen yang berkelanjutan.

Pemerintah juga sedang berusaha mencapai sistem finasial yang sehat. Dalam jangka menengah targetnya adalah bagaimana meningkatkan pertumbuhan produksi yang tahun lalu tumbuh 7,6 persen.

Di sektor finansial, kata Miranda, sangat penting untuk menciptakan rezim finansial yang didasarkan pada standar internasional. Juga kebijakan untuk meningkatkan performa intermediasi sistem perbankan, terutama untuk menciptakan sistem perbankan yang bisa menanggung resiko.

Selain itu, menurut Miranda, pemerintah juga melakukan hak uji materiil (judicial review) terhadap beberapa undang-undang dalam melakukan upaya untuk menekan labour cost.

"Presiden juga telah komitmen untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur dan mengurangi subsidi setiap produk di Indonesia," kata Miranda dalam ABN AMRO Bank Economic Conference dengan tema “Indonesia: Rising Optimism" di Jakarta hari ini.

Bahkan, tuntutan reformasi bea masuk dan pajak dari kalangan dunia usaha, juga telah menjadi isu yang akan direspon oleh pemerintah. Hanya saja, menurut dia, dibutuhkan komitmen yang kuat untuk terus menciptakan efesiensi. "Komitmen, komitmen, dan komitmen untuk efesiensi biaya financial," katanya.

Namun, dia mengingatkan, masih ada isu-isu lain yang menjadi perhatian investor seperti masalah pengurangan utang luar negeri, isu pencucian uang, serta sistem jaring pengaman sosial.

Dian Imamah - Tempo






Komentar Anda

Kirim