Pemerintah Berharap Peringkat Utang RI Naik Lagi

Selasa, 29 Maret 2005 | 15:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Keuangan Jusuf Anwar berharap Standard & Poor?s, kembali menaikkan peringkat utang Indonesia. Sehingga, akan ada dampak positif terhadap rencana penerbitan obligasi dolar pemerintah.

Pagi tadi, lembaga pemeringkat internasional itu mendatangani Departemen Keuangan di Jakarta.

?Mudah-mudahan ada berita baik, kami harapkan peringkat Indonesia bisa terus menanjak,? ujarnya usai melantik pejabat eselon satu di Departemen Keuangan, Jakarta, Selasa (29/3).

Jusuf menjelaskan, dalam pertemuan itu akan dipaparkan perkembangan ekonomi, sosial, politik yang kondusif di dalam negeri. Diharapkan paparan itu akan berpengaruh baik terhadap peringat utang Indonesia.

Terkait dengan pembatalan penerbitan obligasi internasional, Menteri Jusuf menjelaskan, pembatalan atau penundaan itu dilakukan pemerintah karena kondisi pasar internasional sedang bergejolak. ?Tidak bijak masuk ke dalam air yang sedang bergolak, minggu yang lalu itu,? ujarnya.

Menkeu memastikan, selanjutnya pemerintah akan menunggu dulu sampai kondisi pasar tenang dan stabil. Apalagi, masih banyak waktu tersisa untuk tahun anggaran 2005. ?Ini baru Maret. Saat yang tepat, kita akan memanfaatkan pasar modal,? katanya.

Evy Flamboyan






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar yang tertulis adalah pendapat pribadi, redaksi tidak bertanggungjawab atas komentar tersebut
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: