SBI Tetap Dipertahankan

Rabu, 30 Maret 2005 | 17:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI), Budi Mulya menyatakan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) akan tetap dipertahankan meskipun sudah ada surat perbendaharaan negara (SPN) dan surat utang negara (SUN). "Di beberapa negara seperti Korea dan Israel, tetap ada central bank bills walaupun ada T-Bills dan T-Bond,"ujarnya di tengah-tengah seminar tentang Surat Utang Negara: Alternatif Dalam Investasi di Hotel Sahid Jakarta, Rabu (30/3).

Pernyataan Budi itu berkaitan dengan pernyataan Dirjen Perbendaharaan Departemen Keuangan, Mulia Nasution yang menyataka,n secara perlahan menurut Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), BI akan memegang SUN untuk menggantikan SBI. Fungsi SBI, menurut Budi, untuk mengendalikan likuiditas. "SBI yang berjangka waktu tiga bulan nilainya kurang dari Rp 5 triliun. Jadi treasury di dunia perbankan lebih cenderung digunakan untuk berjaga-jaga,"ujarnya.

Usai seminar, Mulia menyatakan, SPN dengan jangka waktu 12 bulan akan diterbitkan pada bulan April dengan nilai Rp 2 triliun.

Evy Flamboyan






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: