40 Bank Bermasalah Akan Di-merger

Rabu, 30 Maret 2005 | 18:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia terus melanjutkan kebijakan konsolidasi perbankan. Saat ini Bank Indonesia sudah mendata lebih dari 40 bank yang akan diminta untuk konsolidasi. "Konsolidasi akan diberlakukan kepada bank yang memiliki modal kurang Rp 100 milliar"kata Direktur Direktorat Perizinan dan Informasi Perbankan, Siti Ch. Fadjrijah, seusai acara diskusi panel "Prospek, Tantangan dan Arah Kebijakan Ekonomi Indonesia," yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Rabu (30/3).

Menurutnya dari 40 bank tersebut, sekitar 3 hingga 4 bank akan mangalihkan kepemilikannya atau mengundang investor untuk menyetor modal untuk mencukupi modal yang ditetapkan oleh BI. Siti menolak pernyataan bahwa Bank Indonesia akan memaksa bank-bank tersebut. Tapi mereka akan menunjukkan kepada bank-bank ini, jalan mana yang seharusnya diambil. "Nanti bank-nya akan kami tunjukkan jalan kalau ingin survive dan berkembang," katanya.

Rencananya Bank Indonesia akan mengumumkan nama bank-bank itu beberapa bulan mendatang. "Bulan Juni nanti Pak Gubernur akan mengumumkan policy yang akan ditempuh untuk mengerucutkan konsolidasi ini,"kata Siti.

Sejak dunia perbankan nasional babak belur ditimpa krisis ekonomi pada tahun 1997, di tahun 2005 ini Bank Indonesia masih fokus pada usaha untuk stabilisasi perbankan, disamping memperkuat struktur kelembagaan perbankan nasional.

Menurut Siti, konsolidasi merupakan salah satu program dan policy dari Bank Indonesia yang harus dijalankan bersama-sama antara bank-bank dengan Bank Indonesia. Untuk melanjutkan proses konsolidasi adalah upaya memperkuat permodalan bank dan penyesuaian BMPK yang terkait dengan batasan penyertaan Bank. "Ini salah satu ketentuan dari paket januari 2005,"ujarnya.

Dian I






Komentar Anda

Kirim