Kinerja Keuangan Telkom Ditunggu

Jum'at, 01 April 2005 | 10:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Keterlambatan penyerahan laporan keuangan PT Telkom (TLKM, Telekomunikasi Indonesia) tidak akan terlalu mempengaruhi pasar bursa hari ini, Jumat (1/4). "Yang ditunggu pasar sekarang adalah kepastian kinerja Telkom," kata analis Sinar Mas Sekuritas Alfiansyah kepada Tempo. Karenanya saham TLKM lebih baik ditahan (hold) dulu.

Seperti diketahui, emiten wajib menyampaikan laporan keuangannya ke Bursa Efek Jakarta, kemarin. "Namun pengaruh terlambatnya penyerahan laporan keuangan Telkom terhadap pasar sudah diantisipasi dengan pernyataan Telkom mengenai keterlambatan ini," kata Alfiansyah.

Untuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEJ hari ini (1/4), secara umum tidak akan terlalu terpengaruh keterlambatan beberapa emiten dalam menyerahkan laporan keuangan mereka.

Yang akan terjadi hari ini, malah penguatan indeks. "Karena technical rebound masih berlanjut hari ini," kata Alfiansyah. Karena posisi pasar sudah berada pada posisi jenuh jual (over sold), maka indeks akan mengalami pola balik arah. Indeks hari ini diperkirakan bergerak pada kisaran 1.079-1.093.

Rekomendasi saham untuk aksi beli masih banyak. Karena saham-saham unggulan atau blue chip sudah di bawah nilai (under valued), sehingga harga sahamnya sudah murah.

Saham yang bisa dibeli antara lain AALI (Astra Agro Lestari), LSIP (PP London Sumatra Plantations), ANTM (Aneka Tambang (Persero)), BNGA (Bank Niaga), BMRI (Bank Mandiri (Persero), BBRI (Bank Rakyat Indonesia), ISAT (Indosat), dan INDF (Indofood).

Untuk aksi jual, Alfiansyah merekomendasikan saham BBCA (Bank Central Asia) dan HMSP (HM Sampoerna). Saham GGRM (Gudang Garam) ada pada posisi beli saat harga melemah (buy on weakness).

Sedangkan untuk aksi tahan, Alfiansyah merekomendasikan saham UNTR (United Tractors).

Fanny Febiana






Komentar Anda

Kirim