Produsen Tekstil Minta Hambatan Ekspor di AS dan Uni Eropa Dihilangkan

Kamis, 07 April 2005 | 21:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Negara-negara produsen tekstil yang tergabung dalam International Textiles and Clothing Bureau mengkhawatirkan bahwa setelah dihapuskannya kuota tekstil, Amerika Serikat dan Uni Eropa akan melakukan hambatan perdagangan melalui hambatan tarif dan non-tarif.

Menurut Ketua International Textiles and Clothing Bureau Gusmardi Bustami, untuk hambatan tarif misalnya, kedua negara itu masih menerapkan bea masuk yang tinggi. Sedangkan hambatan non-tarif berupa pemberlakuan certificate rule of origin, larangan penggunaan tenaga kerja anak-anak, melakukan dumping, atau pengenaan isu lingkungan.

"Kedua negara itu sangat sensitif dengan isu-isu tersebut," kata Gusmardi di Jakarta hari ini. Karena itu, International Textiles and Clothing Bureau meminta semua hambatan itu dihilangkan.

International Textiles and Clothing Bureau saat ini beranggota 23 negara produsen tekstil dan pakaian. Organisasi ini dibentuk negara-negara berkembang produsen dan pengekspor tekstil pada 1975 dan pada 4-7 April 2005 mengadakan pertemuan ke 41 di Bali.

Sutarto - Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: