Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Menteri Pertanian Setujui Dua Pabrik Gula Impor Gula Mentah
Jum'at, 08 April 2005 | 19:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dua importir telah mendaftar ke Departemen Perdagangan untuk mendatangkan gula mentah (raw sugar) dari luar negeri. "Mereka telah mendapat persetujuan Mentari Pertanian," kata Aang Kanaan Adi Ksuumah, Direktur Impor Departemen Perdagangan, kepada wartawan di kantornya, Jumat (8/4).

Namun, Aang tidak menyebutkan siapa dua importir tersebut. "Yang pasti mereka adalah pabrik gula," katanya. Menurut dia, sampai saat ini belum diputuskan memberikan izin kepada importir terdaftar untuk mendatangkan gula mentah.

Izin gula mentah, akan segera diterbitkan. "Karena sebentar lagi memasuki musim giling," jelasnya. Sehingga, bisa diolah bersamaan dengan mulainya produksi gula dalam negeri.

Aang mengatakan, untuk menjaga kecurangan importir, pihaknya telah menentukan persyaratan ketat mengenai spesifikasi gula mentah tersebut, yaitu harus dalam bentuk curah dan warnanya coklat, sehingga mudah dibedakan dengan gula kristal.

Tahun lalu, Indonesia mengimpor gula mentah lebih dari 250 ribu ton. Saat ini, Departemen Perdagangan belum memutuskan berapa gula mentah yang akan didatangkan.

Sutarto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tumpukan gula pasir impor dari Thailand di pelabuhan Belawan, Medan. [TEMPO/ Robin Ong; 31D/281/2000; 20001114]. Seorang pria mengangkat sekarung gula putih impor dari Thailand di pelabuhan Belawan, Medan. [TEMPO/ Robin Ong; 31D/281/2000; 20001114].<br>Dimuat majalah TEMPO 20020224-100
Gula Pasir Impor
Gula Impor
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Volume Impor Gula Kasar Ditetapkan Pekan Ini
Pemerintah Optimistis Bebas Flu Burung 2007
Deptan dan PBB Buat Program Penghapusan Kemiskinan
Wereng Batang Coklat Serang 16 Propinsi
Rawan Pangan di NTT Akibat Kebijakan Pangan yang Tidak Tepat
Sampoerna Bersedia Dirikan Tiga Pabrik Gula Besar di Papua
DPRD Persoalkan Masuknya Ribuan Ton Gula Impor
Gula Impor Menyerbu Sumatera Selatan
Flu Burung Kembali Mewabah, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan Diisolasi
KPK Periksa 12 Pejabat Departemen Pertanian
> selengkapnya...


Referensi

Anthrax
Flu Burung
PP RI No. 14 Tahun 2004 Tentang Syariat dan Tata Cara Pengalihan Perlindungan Varietas Tanaman dan Penggunaan Varietas Yang Di Lindungi Oleh Pemerintah
PP RI No. 13 Tahun 2004 Tentang Penanaman, Pendapatan dan Penggunaan Varietas Asal Untuk Pembuatan Varietas Turunan Esensial
UU RI No.7 Thn.1996 Tentang Perlindungan Pangan
Daerah Endemis Antrax di Indonesia
> selengkapnya...

Website

Departemen Perindustrian dan Perdagangan RI
Departemen Pertanian


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data