Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi

Pemerintah Pangkas Prosedur Perizinan
Rabu, 13 April 2005 | 22:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memangkas prosedur izin usaha menjadi lebih pendek untuk mendorong pertumbuhan investasi di dalam negeri. Saat ini proses perizinan mencapai 151 hari, sehingga menimbulkan kekecewaan investor dalam dan luar negeri.

Presiden menirukan ucapan salah seorang pejabat dari negara tetangga pernah mengeluhkan hal ini. "Tuan Presiden, saya ingin sekali berinvestasi di sini, tapi tolong perbaiki ini dan itu," kata Yudhoyono di Istana Negara Susilo kemarin, dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional.

Presiden mengaku, mendengar hal ini sebenarnya dirinya merasa dongkol. Beberapa negara lainnya seperti Swiss, Selandia Baru, dan Australia juga memberikan masukan serupa. Namun, pemerintah bertekad untuk mempermudah proses investasi dengan memperpendek proses pengurusan izin ini. "Kalau bisa satu bulan luar biasa." kata dia. Begitu pula prosedur perizinan di setiap provinsi bisa diperpendek, misalnya dari empat bulan menjadi tiga bulan.

Yudhoyono memuji pemerintah provinsi Jawa Tengah yang mampu memproses izin usaha hanya dalam satu bulan. Karena itu, dia meminta daerah lain mencontoh kemajuan ini. Presiden juga berjanji akan melakukan kunjungan ke bawah untuk mengecek kemajuan soal ini dari waktu ke waktu. Presiden pun meminta gubernur melakukan pengecekan serupa dengan turun langsung ke
bawah memantau perkembangan yang berjalan.

"Lihat apa yang mereka (pejabat) lakukan setiap hari. Apakah sudah memenuhi apa yang sudah ditetapkan oleh saudara (Gubernur) Jika dua tiga kali masih melakukan hal yang sama, berarti pejabat itu tidak pantas bersama-sama dengan kita," kata Presiden.

Menurut Yudhoyono, tahun ini akan menjadi tahun penataan birokrasi dan tahun pembersihan.

Sejauh ini perubahan yang ada belum signifkan. Artinya, para pejabat birokrasi masih lamban dalam mengambil keputusan, sehingga terjadi pemborosan dan tidak efisien. Ini yang membuat perekonomian Indonesia menjadi sulit bersaing dengan Cina dan Singapura.

Budi Riza b>- Tempo


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana kerja di pabrik elektronik PT Matsushita Kotobuki Electronics Industries Indonesia di Cikarang, Bekasi, 13 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K2A/006/2001; 20010629]. Suasana kerja di pabrik elektronik PT Matsushita Kotobuki Electronics Industries Indonesia di Cikarang, Bekasi, 13 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K2A/006/2001; 20010629].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Investasi Swiss akan Dinaikkan Dua Kali Lipat
Mengenang Politisi Dingin, Buya Ismail Hasan Metareum
Indonesia Jajaki Hubungan Dagang dengan AS
IFC Sediakan US$ 4,6 Juta untuk UKM
Kadin Minta Pemerintahan Yudhoyono Tak Dijatuhkan
Lonsum Rugi Gara-gara Restrukturisasi Hutang
Miranda: Pemerintah Sudah Ciptakan Iklim Kondusif
Investasi Langsung Masih Belum Menjadi Tren
Jepang-Indonesia Bentuk Forum Kerja Sama Investasi
Menteri PU Batal Umumkan Pemenang Tender
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Rajawali Nusantara Indonesia
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
UU RI No. 25 Tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional ( Propenas ) Tahun 2000-2004
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Bursa Efek Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13
Polisi Ringkus Pembuat Uang Palsu
Klinik HIV/AIDS untuk Napi Banceuy
PDIP Kecewa Kepala Daerah Dilarang Kampanye.

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data