Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menteri Negara BUMN : Harry Sukadis Pemohon Pencairan Dana Timor
Jum'at, 15 April 2005 | 21:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Permohonan guna pencairan atau mentransfer dana milik PT Timor Putra Nasional di Bank Mandiri, menurut Menteri Negara Badan Usaha Milik negara (BUMN), Sugiharto, adalah caretaker atau pejabat sementara Badan Penyehatan Perbankan Nasional, Harry Sukadis. "Saya kira Bank Mandiri melakukan berdasarkan laporan dari Tim Pemberesan BPPN, yang kebetulan waktu itu dibuat oleh caretaker Tim Pemberesan BPPN,"kata Sugiharto di Jakarta, Jumat (15/4).

Menteri Sugiharto telah memanggil pihak-pihak yang terkait dengan pencairan dana milik PT Timor tersebut. Diantaranya direksi Bank Mandiri dan Tim Pemberesan BPPN. Pembahasan pun dilakukan di kantor Kementerian BUMN pada Kamis (14/4) malam. Direktur Utama Mandiri ECW Neloe, seusai bertemu Sugiharto, mengakui pertemuan itu membahas masalah pencairan dana milik PT Timor itu. "Kami harus menunda pencairan obligasi sampai ada keputusan lebih lanjut,"kata Neloe. Pejabat sementara BPPN Harry Sukadis juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Sugiharto yang bertindak sebagai wakil ketua Tim Pemberesan BPPN telah memutuskan menahan dana milik Timor di Bank Mandiri. Kasus ini bahkan sudah dibicarakan pada sidang kabinet kemarin. "Tadi pagi Jaksa Agung menelepon saya, dia melakukan pendalaman," katanya.

Sugiharto mengaku sedang melakukan pendalaman terhadap kasus ini. "Saya sedang dalami, apakah ada unsur kriminal di dalamnya. Tapi yang jelas, saya diminta oleh kabinet untuk meneliti lebih dalam dan menahan dana itu jangan sampai ditarik sebelum ada klarifikasi,"ujarnya.

Menurut Sugiharto, usaha pencairan dana sebesar Rp 1,017 triliun ditambah US$ 400 ribu itu dilakukan tanpa sepengetahuan Menteri Keuangan Jusuf Anwar selaku Ketua Tim Pemberesan BPPN. "Karena itulah saya melakukan hak untuk melakukan pencegahan dan klarifikasi,"katanya.

Pencairan dana tersebut bisa membahayakan kondisi keuangan Bank Mandiri? Menurut Menteri Sugiharto, Bank Mandiri sebagai escrow bank atau bank penyimpan sementara. "Dia hanya menyimpan. Kalau ada perintah dia bisa eksekusi, asal perintah itu legitimated,"katanya.

Tito Sianipar

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN)Customer Care di Anggana Danamon, Jakarta 7 September 2000 [TEMPO/Awaluddin R; 31D/301/2000; 2000/11/18]
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010506-129, 20000917-122 Suasana di Pusat Pelayanan Nasabah Kantor Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) di Atrium Senen, Jakarta 7 September 2000 [TEMPO/Awaluddin R; 31D/301/2000; 2000/11/18]
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010624-114
Customer Care BPPN
Kantor BPPN
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Tahan Pencairan Dana PT Timor di Bank Mandiri
Sugiharto Bantah Sudah Ajukan Pengganti Direksi Bank Mandiri
Pemerintah Pastikan Penuhi Suplai Gas Pabrik Pupuk
SPSI Tuntut Meneg BUMN Mundur
Modus-modus Penjarahan BUMN
Belum Final, Dipasena Jadi Perusahaan Negara
Kredit Macet Rp 1 Triliun di Bank Mandiri Mulai Disidik
40 Persen Dana PKBL BUMN Tak Bisa Dipertanggungjawabkan
Jamsostek Punya Direksi Baru
Proyek Infrastruktur Agar Lebih Diperhatikan Meneg BUMN
> selengkapnya...


Referensi

Perjalanan BPPN dari Waktu ke Waktu
Kasus Dipasena
Status Pengutang BPPN
Profil Iwan Prawiranata
Profil Glen Yusuf
Keppres RI No. 17 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 26 Tahun 1998 Tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
Keppres RI No. 16 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Tim Pemberesan Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Keppres RI No. 15 Tahun 2004 Tentang Pengakhiran Tugas dan Pembubaran Badan Penyehatan Perbankan Nasional
> selengkapnya...

Website

Kementerian BUMN
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)
Situs Bank Indonesia
BPPN


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13
Polisi Ringkus Pembuat Uang Palsu
Klinik HIV/AIDS untuk Napi Banceuy
PDIP Kecewa Kepala Daerah Dilarang Kampanye.

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data