Erry Firmansyah Calon Terkuat Dirut BEJ

Senin, 18 April 2005 | 14:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Paket calon direksi Bursa Efek Jakarta yang dikomandani Erry Firmansyah mendapat dukungan terbanyak dibanding dua paket lain pesaingnya.

Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Badan Pengawas Pasar Modal Arys Ilyas mengatakan, dari
tiga paket calon direksi yang sudah mendaftar ke Bapepam, paket Erry Firmansyah yang kini menjabat Dirut BEJ didukung oleh 47 perusahaan sekuritas anggota bursa.

Sementara itu, paket Adler Haymans Manurung (Direktur PT Nikko Securities) didukung oleh 16 anggota bursa, sedangkan paket Hindarmojo Hinuri (Dirut Bursa Efek Surabaya) hanya didukung oleh 10 anggota bursa.

Meski begitu, Arys menambahkan, dari hasil pemeriksaan diketahui ternyata dari jumlah suara yang masuk ada dukungan ganda yang diberikan oleh sejumlah anggota bursa. "Dari kaji ulang awal, ada anggota bursa yang mendukung dua paket," ujarnya kepada pers di Jakarta kemarin.

Menurut dia, anggota bursa yang mendukung kedua paket sekaligus tidak akan dikenai sanksi. Namun, dukungan yang diberikan untuk kedua paket yang dipilihnya, otomatis akan dicoret. Paket mana yang mendapat dukungan ganda itu, Arys belum menyebutkannya. Ia pun tidak menjelaskan dari anggota bursa mana suara ganda itu berasal.

Persoalannya, jika dukungan ganda itu di antaranya masuk ke paket Hindarmojo, maka posisinya kritis. Paket Dirut BES ini akan langsung gugur dengan sendirinya, karena tidak lagi memenuhi persyaratan didukung oleh minimal 10 anggota bursa.

Arys menegaskan, Bapepam tidak akan memberi waktu tambahan kepada para calon direksi BEJ untuk memperbaiki persyaratan yang belum dipenuhi. "Pendaftarannya kan sudah ditutup hari Jumat (15/4) lalu," ungkapnya.

Ia menambahkan, jika ternyata banyak paket calon direksi yang gugur dalam kaji ulang persyaratan oleh Bapepam, kelanjutan proses pemilihan direksi BEJ harus dikonsultasikan terlebih dulu dengan Ketua Bapepam Darmin Nasution. "Kalau nanti tinggal satu paket calon direksi yang memenuhi syarat, (proses pemilihan) itu tergantung keputusan Ketua Bapepam," ungkapnya.

Menurut Arys, Bapepam akan segera menyelesaikan kajian ulang persyaratan calon direksi BEJ pada pekan ini. Pengkajian itu di antaranya meliputi kajian atas persyaratan nilai dan frekuensi perdagangan efek anggota bursa pendukung paket.

Selain itu, kata Arys, akan dilihat pemenuhan persyaratan dari para calon direksi. "Seperti pengalaman dan visi calon direksi, juga track record calon direksi."

fanny febiana

Topik :






Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: