Jepang Akan Tingkatkan Investasi di Afrika

Jum'at, 22 April 2005 | 14:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Intensitas perdagangan dan tingkat investasi Jepang di negara-negara Afrika terbilang kecil apabila dibandingkan dengan total perdagangan internasional Jepang. Padahal menurut Hiromasa Yonekura, Wakil Ketua Nippon Keidanren (Federasi Bisnis Jepang) dalam Asian-African Business Summit 2005 di Hotel Mulia Jakarta, Jepang memiliki banyak peluang dalam perdagangan dan investasi di Afrika.

Oleh karena itu Jepang berniat untuk lebih
meningkatkannya melaui kerjasama antara sektor swasta dengan pemerintah. "Untuk mengatasi masalah ini Sub-Saharan Regional Committee telah mensponsori forum kerjasama bisnis dengan komunitas pelaku bisnis Afrika," kata Hiromasa.

Selain itu untuk meningkatkan perdagangan dan investasi sangat dibutuhkan commercial networks dalam kegiatan bisnis intraregional. "Saya pribadi berharap perusahaan sektor swasta di Jepang yang beroperasi di Asia turut memberikan kontribusinya untuk membangun infrastruktur di Afrika,"kata Hiromasa.

Nippon Keidanren yakin dengan adanya dorongan dari pemerintah Jepang dan bangsa Afrika sendiri akan dapat mendukung institusi internasional. Menurut
Hiromasa ini dapat digunakan untuk mengimplementasikan kawasan pasar bebas dengan Afrika. "Saya juga percaya bahwa dengan membangun hubungan antara sektor swasta dengan sektor publik dari pemerintahan akan menjadi sangat penting artinya,"ujarnya.

Sebagai catatan pada tahun 2003 total perdagangan Jepang dengan negara-negara Afrika kurang dari 2 persen dari total perdagangan internasional Jepang. Sementara investasi Jepang di Afrika melemah dari 1,2 persen dari total investasi Jepang di luar negeri. Alasan rendahnya tingkat investasi di Afrika selama ini adalah adanya persepsi di Jepang bahwa Afrika adalah negara yang letak geografisnya sulit dijangkau sehingga dianggap kurang mendukung.

Riska S. Handayani






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: