|
Ekbis
Jamsostek Akan Serahkan Santunan Korban Pesawat Twin Otter
Selasa, 26 April 2005 | 11:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Utama Jamsostek, Iwan Poncowinoto akan menyerahkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Twin Otter melalui Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Fahmi Idris, Selasa (26/4) pukul 15.30 WIB.
Total santunan yang akan diberikan sebesar Rp 1.120 juta, kepada lima orang korban yang tewas, yaitu Susanti Hanawati Halim, Najmudin Umar, Tengku Hendri Beni, Almarhum Samuji, dan Totot Eko Cahyo.
Pesawat Twin Otter milik maskapai Germania Trisila Air (GT-Air) bernomor register PK-LTZ itu jatuh pada Selasa (12/4) di sekitar Pegunungan Laurent, Papua. Jenazah para korban dan kru, mulai ditemukan dan dievakuasi sepekan kemudian. Tim SAR kesulitan melakukan proses evakuasi karena lokasi bangkai pesawat yang ditemukan itu berada di lereng gunung. Rini Kustiani
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47704_high_thumb.jpg) |
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47706_high_thumb.jpg) |
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|