|
Keanggotaan Indonesia di OPEC Masih Dikaji
Selasa, 26 April 2005 | 14:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro menegaskan perubahan status keanggotaan Indonesia di OPEC masih dalam tahap pengkajian.
Pernyataan ini disampaikan Puronomo menepis kabar yang menyebutkan Departemen Luar Negeri (Deplu) meminta Indonesia menurunkan statusnya dari anggota menjadi peninjau dalam OPEC.
"Ternyata setelah kami cek Deplu belum mengusulkan hal itu, saya tidak tahu dari mana datangnya (informasi itu)," kata Purnomo di Jakarta, Selasa (26/4). Dia menandaskan masalah keanggotaan OPEC belum selesai dibicarakan.
Sebelumnya pemerintah telah menunjuk mantan Kepala BP Migas Rahmat Soedibyo sebagai ketua tim kajian pemerintah status Indonesia tentang OPEC. Rachmat menilai ada banyak keuntungan yang telah diperoleh selama 30 tahun Indonesia menjadi anggota OPEC. Keuntungan yang dimaksud tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga politik. Misalnya, Indonesia bisa ikut terlibat dalam pengendalian harga.
Rencana untuk melepaskan keanggotaan OPEC berdasar pada produksi minyak Indonesia yang terus menurun. Beberapa pihak menyebut saat ini Indonesia sudah menjadi negara yang impor minyaknya lebih besar dari ekspor (net oil importer). Namun, hal itu dibantah Rachmat. Ia mengatakan tahun lalu Indonesia memang sempat menjadi net oil importer tetapi hanya empat bulan, sedangkan delapan bulan yang lain masih net oil eksporter. "Selisihnya memang tipis, sekitar 30 ribu barel per hari," katanya.
OPEC didirikan sejak 1960. Saat ini memiliki 11 anggota yaitu Saudi Arabia, Iran, Venezuela, Irak, Uni Emirat Arab, Kuwait, Nigeria, Libya, Indonesia, Algeria dan Qatar. Dua anggota yang lain, Ekuador mengundurkan diri pada 1992, sedangkan Gabon pada 1996.
muhammad fasabeni
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Ladang/ pengeboran minyak lepas pantai Belida milik Conoco dengan sistem pipanisasi gas alam bawah laut dari Natuna Ke Singapura yang dikenal dengan West Natuna Transportation System/ WNTS [ Dok Natuna; 20010316 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010429-116](/hg/photostock/2005/04/04/s_natuna51_high_thumb.jpg) |
![Pengeboran minyak di sumur Kayan I Cekungan Melawi Timur, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, 1986. [ TEMPO/Junaini KS; 12C/221/86; 20000705 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20000716-079](/hg/photostock/2005/03/25/s_Minyak40_high_thumb.jpg) |
| Pengeboran Minyak Lepas Pantai Natuna
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|