Presiden Minta Jepang Gandakan Investasi

Kamis, 02 Juni 2005 | 15:52 WIB

TEMPO Interaktif, Tokyo: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Jepang untuk melipatgandakan investasi di Indonesia. Ia menyatakan, pemerintah sedang berusaha memerangi korupsi dan bersahabat dengan bisnis.

Pada simposium yang digelar harian bisnis, Nihon Keizai Shimbun, di Tokyo, hari ini, Yudhoyono menyatakan, pemerintah telah memperbaiki bea cukai, ketenegakerjaan, dan perpajakan untuk menarik minat investor Jepang.

"Saya berharap, investasi dari Jepang akan berlipat ganda pada lima tahun ke depan dan perusahaan-perusahaan Jepang bisa tumbuh bersama Indonesia," kata Presiden.

Ia menyatakan, Indonesia kini memiliki "pemerintahan yang sangat pro-bisnis". Artinya, kata dia, pemerintah yang pro pekerjaan. "Ini juga berarti pro-pertumbuhan," tuturnya.

Pagi tadi, Presiden bertemu Hiroshi Okuda, pemimpin lobi bisnis terbesar, Nippon Keidanren. Menurut juru bicara Keidanren, Presiden juga menyatakan berharap investasi perusahaan dari Jepang bisa berlipat pada masa kepresidenannya.

Okuda, pemimpin Toyota Motor, menurut juru bicaranya, mendesak Yudhoyono untuk mempercepat pembicaraan perjanjian perdagangan bebas antarkedua negara. AFP






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: