close

Microsoft Berniat Dirikan Pusat Riset di Indonesia

Rabu, 08 Juni 2005 | 18:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Microsoft, perusahaan apliksai komputer terkemuka Amerika Serikat, berniat mendirikan pusat riset di Indonesia.

Niat dan komitmen ini dikemukakan Bos Microsoft Bill Gates kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat berkunjung ke AS beberapa waktu lalu.

Untuk menindaklanjuti komitmen itu, Presiden hari ini memanggil Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil serta Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman. Hadir pula Rektor Institut Teknologi Bandung Prof. Joko Santoso dan Rektor Institut Teknologi 10 November Surabaya Prof. Nuh.

Seusai bertemu Presiden, Sofyan menjelaskan, Microsoft saat ini telah memiliki pusat riset di empat negara, Amerika Serikat, London (Inggris), Shanghai (Cina), dan di India. "Yang kelima mudah-mudahan dibangun di Indonesia," tuturnya.

Pembicaran antara Presiden dan Gates, kata Sofyan, memang belum sampai pada berapa jumlah yang akan diinvestasikan Microsoft di Indonesia. "Bagaimana bentuknya, masih sama-sama kami kerjakan."

Menteri Riset Kusmayanto Kadiman menambahkan, dalam pertemuan dengan Gates di AS, Presiden mengemukakan bahwa pemerintah Indonesia menjunjung tinggi hak atas kekayaan intelektual. Meski di sisi lain, perlu diperhatikan daya beli masyarakat Indonesia. "Karena itu, akan dicari solusi bagaimana menggunakan produk yang berlisensi seperti Microsoft dengan kemampuan beli yang sepadan," ujarnya.

Dalam konteks itulah, kerja sama Indonesia dengan Microsoft diarahkan pada penciptaan pusat pengembangan aplikasi untuk menjawab kebutuhan Indonesia dan regional dengan harga yang terjangkau.

Sofyan Djalil menambahkan, nantinya akan ada nota kesepahaman antara pemerintah dan Microsoft untuk 'memutihkan' penggunaan apligasi bajakan yang digunakan di kantor-kantor pemerintah. "Tapi pada periode berikutnya akan digunakan yang berlisensi,"
dimas adityo

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan