Perusahaan Perancis Berminat Bangun Pelabuhan Bojonagara
Senin, 20 Juni 2005 | 19:06 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Jakarta – Menteri Perhubungan Hatta Radjasa menyatakan, lima perusahaan asal Perancis di bidang pelayaran berminat membangun Pelabuhan Bojonagara, Banten, senilai US$ 800 juta. “Mereka berminat mengoperasikan Pelabuhan Bojonagara,” kata Hatta, Senin (20/6).
Saat ini, kata Hatta, kelima perusahaan tersebut tengah menunggu selesainya perubahan undang-undang yang mengatur tentang diperbolehkannya perusahaan swasta mengoperasikan perusahaan negara.
Selain tawaran tersebut, dalam kunjungannya ke Perancis, Hatta juga mendapat tawaran dari pemerintah Perancis untuk melanjutkan pembangunan jalur kereta Serpong Line. “Perancis ingin melanjutkan rencana yang sempat terhenti yaitu protocol loan untuk Serpong Line,” kata dia.
Proyek Serpong Line sempat terhenti beberapa waktu lalu karena Indonesia tidak mampu memenuhi menyediakan dana 40 persen dari total proyek. Ketika itu dana yang dapat disediakan Indonesia hanya 15 persen dari total dana sebesar 170 juta Franc (US$ 100 juta lebih).
Bantuan lain yang juga ditawarkan berasal dari Bank Pembangunan Perancis (AFB). AFB menyatakan kesiapannya membiayai proyek pembangunan jalur kereta api Medan-Banda Aceh senilai US$ 200 juta.
Pembiayaan proyek ini, kata Hatta, akan dikombinasikan dengan dana dari Bank Dunia. Studi pembangunannya diperkirakan selesai September.
Suryani Ika Sari




Komentar Anda :