|
Operator Telekomunikasi Pindah dari Frekuensi 3G Bulan Depan
Jum'at, 22 Juli 2005 | 13:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah masih mengkaji rencana pemindahan beberapa operator telekomunikasi dari pita frekuensi 3G. Keputusan final akan diambil pada bulan Agustus mendatang.
"Skenario terbaik masih kami pikirkan dengan hati-hati," kata Kepala Bagian Umum dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Gatot S. Dewabroto kepada Tempo, di Jakarta, Jumat (22/7).
Beberapa aspek yang dikaji, kata dia, adalah aspek ekonomi dengan melihat kepentingan pelanggan operator, aspek yuridis, dan aspek keadilan. "Tapi kami belum bicara masalah kompensasi".
Menurut dia, sebagai konsekuensi dari keputusan itu adalah operator yang berada di frekuensi 3G harus berpindah ke frekuensi lain.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil menyatakan pemerintah tengah menata pita frekuensi 3G. Sebagai konsekuensinya, operator yang ada di pita tersebut, yaitu TelkomFlexi (Telkom), Star One (Indosat), dan Wireless Indonesia (WIN) yang selama ini berbasis CDMA, harus rela pindah frekuensi.
Sebagai contoh, TelkomFlexi tercatat beroperasi di frekuensi 1.900 untuk layanan Jakarta dan Jawa Barat, dan 900 untuk daerah lainnya.
Menurut Gatot, ada teknologi yang memungkinkan pemindahan operator dari pita frekuensi 3G tanpa harus mengubah frekuensinya. Namun dia mengakui kemungkinan ada beberapa konsekuensi yang ditimbulkan akibat pemindahan tersebut. "Diantaranya penambangan infrastruktur baru oleh operator dan perubahan digit nomor sambungan telepon yang dimiliki pelanggan selama ini".
Rinaldi Dorasman
INDEKS BERITA LAINNYA :
|