close

Produksi Baja Krakatau Steel 2020 Ditargetkan Meningkat 1.000 Persen

Rabu, 07 September 2005 | 13:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Krakatau Steel menargetkan produksi baja mencapai 23 juta ton pada tahun 2020. "Saat ini produksi kami 2,5 juta ton," kata Direktur Utama PT Krakatau Steel, Daenulhay, di Cilegon, Rabu (7/9), saat menerima kunjungan Menteri Perindustrian Andung Nitimihardja.

Menurut Daenulhay, cadangan bahan baku baja di Indonesia mencapai 2 miliar ton yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan.

Sementara Andung mengatakan minggu lalu dirinya menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) investasi biji besi yang dilakukan oleh investor Cina dengan nilai US$ 1 miliar. "Produksi awal direncanakan 2,5 juta ton biji besi yang akan digunakan oleh Krakatau Steel," kata Andung dalam sambutannya. Lokasi pabrik biji besi tersebut berada di Kalimantan Tengah.

Andung mengharapkan pengolahan biji besi dilakukan di dalam negeri. Selama ini bahan baku industri baja dipenuhi dengan cara impor. Karena itu investasi ini akan membantu Krakatau Steel dalam memenuhi kebutuhan bahan bakunya.

Konsumsi baja di Indonesia terbilang paling kecil dibandingkan negara ASEAN lainnya. Tingkat konsumsi baja Indonesia per kapita hanya 26,2 kilogram per tahun, sedangkan Vietnam mencapai 65 kilogram per tahun, Malaysia 200 kilogram per tahun, Thailand 100 kilogram per tahun, dan Korea Selatan mencapai 1.000 kilogram per tahun.

sutarto

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan