Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

BNI Batal Akusisi BTN
Kamis, 08 September 2005 | 01:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah dan Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan rakyat (DPR) sepakat membatalkan rencana akuisisi terhadap PT Bank Tabungan Negara (persero).

Komisi Keuangan dalam kesimpulan rapat, yang dibacakan Ketua Komisi Paskah Suzetta dari Fraksi Partai Golkar meminta agar pemerintah menghentikan wacana rencana akuisisi BTN oleh PT Bank Negara Indonesia Tbk. maupun oleh bank pemerintah lainnya.

Alasannya, DPR menilai pemerintah tidak memiliki kejelasan tentang tujuan atau visi menggabungkan BTN dengan bank lain. Rapat dihadiri Menteri Keuangan Jusuf Anwar, Kepala Badan Pengawas Pasar Modal Darmin Nasution, Deputi Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Suad Husnan, Deputi bidang Privatisasi Mahmuddin Yasin.

Menurut Paskah, untuk menambah permodalan BTN, BTN bisa bekerja sama dengan lembaga pembiayaan. "BTN juga harus tetap fokus pada pembiayaan perumahan,"katanya.

Menteri Keuangan Jusuf Anwar mengakui secara formal rencana akuisisi BTN dengan bank lainnya belum ada. Departemen Keuangan belum mendapat pemberitahuan secara resmi dari Kementerian BUMN.

Sebenarnya pembatalan akuisisi BNI-BTN sudah bisa diketahui dua pekan silam. Jumat, 26 Agustus, Kepala BTN cabang Depok tiba-tiba rapat dengan stafnya, dan pertemuan itu diakhir dengan makan-makan di sebuah restoran. "BTN tak jadi diakuisisi BNI, tapi kami bekerjasama dengan lembaga pembiayaan lain, seperti Jamsostek,"ujar seorang staf BTN cabang Depok, menirukan ucapan bosnya.

Rencana akuisisi BTN memang pernah disampaikan Menteri Negara BUMN Sugiharto, tapi ditolak para karyawan BTN, dan menyulut demonstrasi di berbagai kota. Bahkan rencana demo besar-besaran akan digelar jika jadi BNI mengambil alih BTN.

Suryani Ika Sari dan Tito Sianipar

Dari Arsip Majalah TEMPO
Pergantian di Tengah Jalan | 11 April 2005
Ganjaran Setimpal untuk Adrian | 04 April 2005
Vonis untuk Orang di Balik Layar | 04 April 2005
Ramai-ramai Ganti Posisi | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
KPPU Harus Belajar Mengenai Kontrak | 14 Maret 2005
Koreksi dari Meja Atasan | 28 Pebruari 2005
Mengkaji Hoki Berjodoh | 14 Pebruari 2005
Tanggapan Bank BNI  | 22 Desember 1998
Selamat Datang di Klub Charlie  | 15 Desember 1998
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan pada acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209]. Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan dan  Direktur Utama BNI Securities, Suryo Danisworo berbincang- bincang usai acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209].
Saifuddien Hasan
Suryo Danisworo dan Saifuddien Hasan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Direksi BTN Ancam Mundur Bila Diakuisisi
Patokan BI Naik, Bunga Kredit BNI Ikut Naik
Danareksa Menjadi Penasihat Keuangan Akuisisi BTN
Aneka Tambang Tunjuk HSBC Jadi Penasihat Keuangan
Bank-Bank Komersial Segera Naikkan Suku Bunga
Merger BNI-BTN Belum Putusan Final
Rupiah Loyo, Bank Masih Tunggu Perkembangan
BNI Serahkan Surat Izin Akuisisi BTN ke BI
Fraksi PKB : Batalkan Merger BNI-BTN
Karyawan BTN Indonesia Timur Tolak Merger
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 32 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. BNI Tbk Dalam Rangka Program Rekapitalisasi Bank Umum
PP RI No. 52 Tahun 1999 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke Dalam Modal Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BNI Tbk, Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BRI, Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BTN, dan Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Bank Ma

Website

Kementerian BUMN
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< September,2005>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data