Demo Antikenaikan Harga BBM Pengaruhi Indeks Saham
Kamis, 29 September 2005 | 10:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Rencana demonstrasi besar-besaran menolak kenaikan bahan bakar minyak diperkirakan akan memengaruhi pergerakan indeks bursa, hari ini.
"Investor akan menunggu dan melihat. Mereka antisipasi untuk menyelamatkan protofolionya di lantai bursa," kata analis dari Sinar Mas Sekuirtas, Alfiansyah, kepada Tempo di Jakarta, Kamis (29/9).
Indeks hari ini, kata dia, akan kembali terkoreksi pada kisaran 1.008-1.035. Pada penutupan pasar kemarin, (28/9), indeks melemah 9,746 poin pada level
1.027,888.
Alfiansyah mengatakan, sebaiknya untuk sementara investor menghindari saham-saham blue chip. "Saham itu biasanya selalu yang lebih dulu terkena imbas jika terjadi sesuatu," katanya.
Pada kondisi seperti saat ini, Alfiansyah merekomendasikan, investor untuk mencermati saham lapis kedua seperti saham pertanian, perkebunan, properti,
dan trading. "Tapi saya tidak merekomendasikannya untuk investasi jangka
panjang," kata dia.
Saham BLTA (PT Berlian Laju Tanker Tbk) dan UNTR (PT United Tractors Tbk), menurut Alfiansyah, juga dapat dibeli hari ini.
Alfiansyah merekomendasikan investor untuk melakukan aksi ambil untung pada saham AALI (PT Astra Agro Lestari Tbk) dan LISP (PT PP London Sumatera Tbk). "Kemarin, saham itu tidak berhasil menembus level psikologis. Dikhawatirkan, nilainya cenderung terkoreksi (menurun). Jadi jual saat nilainya mulai tinggi," ujar Alfiansyah.
Di lin pihak, Alfianshay menganalisa, saham BMRI (PT Bank Mandiri Tbk) dapat ditahan dulu. Rencana pemerintah untuk divestasi saham itu pada harga di
atas wajar Rp 2.500, kata dia, akan membawa sentimen positif. Suliyanti Pakpahan





