Aburizal: Pertumbuhan Ekonomi Akan Naik
Minggu, 02 Oktober 2005 | 02:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan naik sekitar 5,8 hingga 5,9 persen atau di atas patokan rancangan jangka menengah pemerintah 5,5 persen.
Alasan peningkatan itu karena pemerintah mempunyai pengeluaran kompensasi kenaikan BBM sejumlah Rp 20 triliun. "Jadi dengan pengeluaran itu pembangunan pasti meningkat," ujar Aburizal.
Pembangunan tersebut, kata Aburizal, akan dilakukan melalui pembangunan infratrusktur pedesaan. Dini hari tadi, pemerintah mengumumkan pengalokasian Rp 3,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pedesaan selama September hingga Desember.
Aburizal juga tetap optimis, pertumbuhan ekonomi akan meningkat lebih dari 6 persen pada tahun 2006. "Sesuai dengan rencana kita, 6,2 sampai 6,5 persen," jelasnya.
Aburizal mengakui, kenaikan harga BBM yang diumumkan dini hari tadi akan berdampak pada kenaikan inflasi.
?(Inflasi) pasti akan naik, tapi kami usahakan pada tahun 2005 ini tidak sampai double digit," ujar Aburizal. "Maksimal 10 persen, kalau bisa 9,9 lah," ujar Aburizal. Caranya, pemerintah akan menekan harga barang terutama kebutuhan pokok.
Indriani Dyah S





