Pemerintah Lakukan Operasi Pasar Gula
Senin, 10 Oktober 2005 | 11:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk mengatasi harga gula yang kian melonjak, pemerintah melakukan operasi pasar (OP) gula pasir.
"Setiap pasar kita sediakan 12 ton per hari," kata Agung T Murdanoto, Deputi Direktur Bidang Agro PT Rajawali Nusantara Indonesia, Senin (10/10), saat mendampingi Menteri Perdagangan melakukan sidak di Pasar Koja, Jakarta Utara.
Agung mengatakan, pihaknya menjual gula operasi pasar Rp 5.500 per kilogram. RNI sendiri telah melakukan operasi pasar gula di 51 tempat di Jakarta.
Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, operasi pasar ditujukan untuk mengendalikan harga gula di kisaran Rp 5.500 per kilogram. Mari menjelaskan, walaupun telah dilakukan operasi pasar, harga gula tetap tinggi. Hal ini disebabkan konsumen lebih memilih gula dengan kualitas bagus, warna putih. Gula jenis ini dijual Rp 6.000 per kilogram.
Sementara gula operasi pasar yang disediakan RNI berasal dari produksi pabrik gula di Jawa Timur, dengan berwarna lebih kuning.
Ditanya mengenai kuota impor gula 2006, Agung mengatakan, RNI mendapatkan kuota sebesar 27 persen dari total impor sebesar 300 ribu ton. Namun dia mengatakan, harga gula di pasar internasional sedang tinggi. "Mencapai US$ 360 per ton," ujarnya.
Sutarto




Komentar Anda :