Produksi LNG Tahun Depan Menurun

Sabtu, 15 Oktober 2005 | 04:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Indonesia akan meminta pengurangan komitmen suplai gas alam cair untuk pengiriman tahun depan kepada pembeli di luar negeri. Pasalnya, produksi liquified natural gas (LNG) dalam negeri diperkirakan akan turun.

Kepala Divisi Pemasaran dan Niaga Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas), Joko Harsono, mengatakan permintaan penurunan komitmen itu akan dibicarakan PT Pertamina (persero), sebagai negosiator tunggal penjualan LNG Indonesia ke luar negeri.

Rencananya, negosiasi akan dilakukan November mendatang, pada saat pertemuan dengan pembeli untuk membahas program pengiriman tahunan (annual delivery program).

"Kami yakin memang ada kekurangan pasokan. Makanya November ini Pertamina akan negosiasi perpanjangan kontrak dengan western buyer," ujarnya di Jakarta, Jumat (14/10).

Menurut Joko, kekurangan pasokan yang akan terjadi tahun depan kemungkinan masih sama dengan tahun ini, sekitar 46 kargo.

Pasokan LNG ekspor Indonesia diambil dari dua kilang LNG, yaitu kilang Arun di Nanggroe Aceh Darussalam dan kilang Bontang di Kalimantan Timur. Tahun ini ekspor Arun 80 kargo, turun dari komitmen awal 100 kargo. Sedangkan ekspor Bontang 356 kargo, turun dari komitmen awal 376 kargo.

retno sulistyowati/m fasabeni






Komentar Anda

Kirim