close

Industri Reksadana Masih Belum Pulih

Sabtu, 22 Oktober 2005 | 14:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Industri reksa dana merupakan salah satu sektor yang terpukul akibat meningkatnya suku bunga. Menurut Presiden Direktur PT Trimegah Securities Tbk, Avi Dwipayana, industri reksa dana masih belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. "Walau gelombang redemption mereda, pertumbuhan reksa dana belum kelihatan karena tingkat suku bunga 12 persen untuk deposito tidak kondusif untuk industri reksa dana,"kata Avi, di Depok.

Masyarakat atau calon nasabah, melihat bahwa industri reksa dana sudah tidak menarik lagi. Karena ada selisih imbal balik (return) antara reksa dana dan deposito yang semakin kecil. "Reksa dana menjadi tidak layak untuk diambil resikonya, karena perbedaan interest rate yang kecil,"katanya.

Berkurangnya gelombang penarikan dana oleh nasabah secara besar-besaran (redemption), menurut Avi, menyebabkan harga obligasi kembali normal. "Tapi tidak ada pertumbuhan. Secara total malah terus berkurang," katanya. Saat ini, nilai aktiva bersih seluruh industri reksa dana kini hanya tinggal Rp 30 triliun, dibanding awal tahun yang mencapai Rp 110 triliun.

Tito Sianipar

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan