Pemerintah Ragukan Data Penduduk Miskin Versi BPS
Minggu, 13 November 2005 | 04:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah mempertanyakan akurasi data penduduk miskin yang dibuat Badan Pusat Statistik. Dari perkiraan data awal penduduk miskin 15,5 juta keluarga yang akan menerima subsidi langsung tunai, kini membengkak menjadi 24,6 juta keluarga.
"Saya kira perlu dilakukan koordinasi kembali dengan BPS mengenai pendataan itu, mengapa bisa melenceng jauh," kata Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Departemen Keuangan Mulia Nasution, Sabtu (12/11).
Jika masih ada penduduk miskin yang memenuhi kriteria penerima subsidi langsung dan belum masuk dalam pendataan BPS, kata dia, tetap harus ditambahkan dalam daftar. "Karena kalau tidak akan menimbulkan ketidakadilan," kata Mulia.
Sementara ini, lanjut Mulia, pemerintah telah mengalokasikan anggaran bagi subsidi langsung sampai dengan September 2006 untuk tiga tahap pengucuran, dengan Rp 5,6 triliun per tahap. Agus Supriyanto





