Pertamina-Medco Segera Bangun Kilang LNG Senoro
Selasa, 22 November 2005 | 01:31 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertamina dan Medco Energi Internasional akan segera membangun kilang gas alam cair (LNG) di Senoro, Sulawesi. Kilang itu ditargetkan beroperasi sekitar 2008-2009.
Menurut Wakil Direktur Utama Pertamina, Mustiko Saleh, pembangunan kilang iut hanya dilakukan satu train dengan kapasitas 2 juta ton per tahun. “Secepatnya kami bangun. Sekarang sedang dilakukan pembicaraan bisnis,” kata dia, Senin (21/11).
Meski belum memperoleh kepastian pasar, Mustiko optimistis LNG yang diproduksikan akan laku sebab tingkat kebutuhan gas domestik maupun luar negeri sangat tinggi.
Rencananya, pasokan gas bumi yang akan diolah di kilang LNG diambilkan dari dua lapangan gas di Sulawesi, yaitu lapangan Senoro dan Matindok. Lapangan Senoro dimiliki bersama Pertamina dan Medco Energi dengan kepemilikan masing-masing 50 persen. Sedangkan lapangan Matindok 100 persen dimiliki Pertamina.
Sebelumnya, Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas), Kardaya Warnika, mengatakan LNG yang dihasilkan nantinya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan gas domestik. LNG juga bisa dipakai untuk menutup komitmen ekspor, bila terjadi kekurangan pasokan dari kilang Arun dan Bontang. "Ini bisa digunakan sebagai back up Arun dan Bontang," kata dia. Retno Sulistyowati





