Mari Memperkirakan Ekspor 2006 Melebihi Target
Rabu, 07 Desember 2005 | 12:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan realisasi ekspor tahun depan bisa lebih besar dari yang ditargetkan karena ada peluang yang terbuka akibat hambatan perdagangan yang diterima Cina di pasar Amerika dan Uni Eropa. "Kita akan me-repositioning produk padat karya seperti tekstil dan sepatu," ujar Mari di Jakarta, Rabu (7/12).
Repositioning itu dilakukan untuk memperbesar ekspor produk-produk tersebut dengan memanfaatkan pasar yang ditinggalkan Cina akibat hambatan dari Amerika dan Uni Eropa. Ekspor juga akan diperbesar dengan meningkatkan nilai tambah produk primer, seperti kayu, sawit, dan rotan.
Jalan lain juga dengan memanfaatkan potensi produk Indonesia yang menjadi bagian regional network, misalnya elektronik dan otomotif. Indonesia juga harus memilih memproduksi produk yang memiliki keunggulan komparatif.
Dari data Januari-September tahun ini, kata Mari, ekspor nonmigas tumbuh jauh di atas target mencapai 21 persen. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Diah Maulida mengatakan target ekspor nonmigas tahun depan 8-10 persen.
Untuk mencapainya, Departemen Perdagangan akan mengeluarkan daftar komoditas unggulan, di antaranya tekstil, handycraft, perhiasan, serta beberapa produk ekspor yang mendapat keringanan bea masuk seperti furnitur.
sutarto





