Target Pertumbuhan Industri Diturunkan
Senin, 26 Desember 2005 | 16:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan mengubah target pertumbuhan industri tahun depan menjadi lebih rendah. Semula pemerintah mematok angka pertumbuhan 7,5 persen. Pemerintah pesimis target itu akan tercapai di tengah situasi ekonomi yang kurang mendukung pertumbuhan sektor industri.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Tekstil, dan Aneka Departemen Perindustrian Ansari Bukhari mengatakan target tahun depan juga terlalu tinggi. ?Kita harap akan diturunkan di bawah 7 persen,? kata dia di Jakarta, Senin(26/12).
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2004-2009, sektor industri diharapkan tumbuh 8,5 persen per tahun. Sampai triwulan ketiga tahun ini pertumbuhannya mencapai 6,76 persen dari target yang dipatok 6,8 persen.
Ansari mengatakan penurunan target tahun depan akan dikompensasikan pada tahun-tahun sesudahnya. ?Penyesuaian harus dilakukan lagi setelah itu untuk menggenjot pertumbuhan di angka 8,5 persen per tahun,? ujarnya.
Menurut Ansari, beberapa sektor industri yang tidak akan memenuhi target tahun depan antara lain tekstil, baja, dan mesin. Untuk tekstil, dari target 7 persen tahun ini, hanya tercapai di bawah 2 persen. Begitu juga dengan baja dan industri mesin.
Ada beberapa faktor yang menghambat pertumbuhan industri tahun depan, di antaranya ketidakpastian harga minyak mentah dunia, revitalisasi mesin-mesin tekstil yang mandeg, pemberlakukan penghapusan PPN impor tahun depan, dan masih maraknya penyelundupan.
sutarto
Topik :






Komentar Anda :