Airbus, Boeing Catat Rekor Penjualan
Kamis, 29 Desember 2005 | 10:28 WIB
TEMPO Interaktif, Paris:Dua perusahaan pembuat pesawat yang saling bersaing, Airbus dan Boeing, menutup tahun ini dengan catatan rekor penjualan, menyusul peningkatan penerbangan udara dan kondisi keuangan yang bagus dari perusahaan-perusahaan penerbangan di Asia dan Timur Tengah.
Kedua perusahaan itu diperkirakan menerima 1.622 pesanan untuk pesawat sipil di tahun 2005, menurut statistik terakhir, yang berarti memecahkan rekor 1.600 pesanan di tahun 1989. Keduanya akan mempublikasikan angka pastinya di bulan Januari mendatang.
Perusahaan berbasis di AS, Boeing, mencatat langkah spektakuler tahun ini dan diperkirakan menerima total 870 pesanan jauh di atas angka pesanan 2004, yaitu 272 pesanan.
Hingga akhir November Airbus, perusahaan konsorsium Eropa berbasis di Prancis, telah menerima 687 pesanan, namun nampaknya akan menyentuh 752 pesanan hingga akhir tahun, atau meningkat jauh dibandingkan 366 pesanan di tahun 2004.
Kedua perusahaan tersebut memperoleh keuntungan dari arus balik pertumbuhan penerbangan udara yang telah terdekteksi di tahun 2004 setelah kejatuhan tiga tahun berturut-turut menyusul serangan 11 September 2001 di AS.
Penerbangan meningkat 7,9 persen di 10 bulan pertama 2005 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA).
Selain itu, peningkatan harga minyak tahun ini telah membawa berkah bagi pembuat pesawat karena perusahaan penerbangan beralih untuk berinvestasi pada pesawat-pesawat yang lebih modern dan hemat energi.
AFP/erwin





