Indeks Saham Bergantung Pada Perkembangan Nikkei
Jum'at, 20 Januari 2006 | 09:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Indeks Harga Saham gabungan di Bursa Efek Jakarta pada perdagangan hari ini akan sangat dipengaruhi oleh pergerakan indeks Nikkei. "Jika Nikkei kembali menguat seperti kemarin, akan berimbas ke penguatan indeks BEJ," kata analis dari PT Sinarmas Sekuritas Alfiansyah kepada Tempo di Jakarta, Jumat (20/1).
Pada perdagangan Kamis (19/1) penguatan yang cukup signifikan pada bursa Nikkei telah menarik indeks naik 36,863 poin ke level 1.230,059. Pada perdagangan hari ini, Alfiansyah memperkirakan, indeks akan bergerak pada kisaran 1.115-1.250.
Dia mengimbau investor untuk mencermati saham-saham unggulan yang lebih rentan terhadap sentimen bursa. Misalnya TLKM (PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.), ISAT (PT Indosat Tbk.), dan ASII (PT Astra International Indonesia Tbk.). "Saham-saham itu sebaiknya dikoleksi (beli)," kata dia.
Saham-saham pertambangan penghasil emas, kata dia, juga memiliki prospek baik seiring menguatnya harga emas dunia. Misalnya, ANTM (PT Aneka Tambang Tbk.).
Pada beberapa saham lain, Alfiansyah merekomendasikan investor untuk ambil keuntungan dengan menjualnya saat harga mulai menguat. Misalnya, saham BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.) dan PGAS (PT Perusahaan Gas Negara Tbk.). Dia memperkirakan, saham-saham itu sudah menguat cukup tinggi sehingga rawan terkoreksi. Suliyanti Pakpahan





