Menteri Keuangan Diminta Genjot Pendapatan Nasional
Senin, 23 Januari 2006 | 19:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kepada Menteri Keuangan agar memaksimalkan pendapatan nasional untuk membiayai pos-pos program pembangunan.
"Jangan sampai negara ini gagal menggunakan seluruh sumber daya yang kita miliki dan gagal mengelolanya. Sehingga banyak sasaran pembangunan yang bisa dicapai tapi tidak bisa dicapai," kata Presiden seusai memberikan arahan kepada pejabat eselon I dan II Departemen Keuangan di Gedung Graha Sawala, Senin (23/1).
Sumber dana yang didapat, lanjut Presiden, akan digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan. Ini juga untuk membangun pendidikan, kesehatan dan pedesaan. Ia meminta jajaran kementerian Keuangan untuk berpikir secara inovatif dalam menggenjot pendapatan nasional.
Menurutnya, pendapatan yang diperoleh pemerintah baik dari setoran Direktorat Jenderal Pajak, Direktorak Jenderal Bea dan Cukai harus merupakan setoran riil. Ia juga menegaskan agar target yang dibuat harus realistis dan mencerminkan potensi yang dimiliki.
Pada bagian lain, Presiden meminta departemen tersebut menjadi lembaga yang responsif, bersih, efektif, efisien dan akuntabel. Ini akan tercermin dalam pencairan anggaran untuk pos-pos pembangunan yang berjalan dengan lancar dan tepat sasaran. Karena itu ia menyambut baik rencana Departemen Keuangan untuk melakukan penataan organisasi. Budiriza




Komentar Anda :