Ekspor CPO Tahun Ini 10,5 Juta Ton

Rabu, 25 Januari 2006 | 16:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ekspor minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) diprediksi pada tahun ini diprediksi naik 9,4 persen menjadi 10,5 juta ton naik. Pasar ekspor utama Indonesia adalah India dan Cina. Tahun lalu volume ekspor mencapai 9,6 juta ton.

Ketua umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Derom Bangun mengatakan, peningkatan ekspor tersebut disebabkan kenaikan produksi kelapa sawit dan penyerapan konsumsi dalam negeri yang masih terbatas. "Produksi tahun ini juga naik 8,5 persen," kata Derom Bangun kepada pers, kemarin.

Tahun lalu produksi minyak kelapa sawit mentah mencapai 13,6 juta ton. Tahun ini produksi diperkirakan naik menjadi 14,7 juta ton. Namun, jika dibandingkan dengan Malaysia. volume produksi CPO Indonesia masih kalah. Sebab Malaysia mampu memproduksi CPO dalam jumlah lebh besar yakni 15 juta ton. dari jumlah itu, sebanyak 13 juta ton diekspor.

Derom memperkirakan konsumsi CPO dalam negeri tahun ini mencapai 4,2 juta ton. "Sebagian besar digunakan untuk industri minyak goreng, sabun, mi, dan oleichemical," ujarnya. Pada tahun lalu, konsumsi CPO dalam negeri mencapai 3,8 juta ton.

Mengenai pemanfaatan CPO untuk bahan bakar kendaraan bermotor, biodiesel, Derom mengatakan, Indonesia tertinggal jauh dari Malaysia. Sebab Malaysia sudah memanfaatkan bahan bakar biodisel. Tahun ini saja Malaysia memperkirakan pemanfaatan CPO untuk biodiesel mencapai 600 ribu ton. Sementara itu, Indonesia baru sekitar 1.000 ton. "Pemanfaatan CPO untuk biodiesel di Indonesia belum mempunyai payung hukum," ujarnya. Sutarto






Komentar Anda

Kirim