Bakrie Telecom Investasi Rp 1 Triliun untuk Jaringan
Jum'at, 03 Februari 2006 | 15:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Saham PT Bakrie Telecom Tbk. resmi mulai diperdagangkan. Pada pembukaan perdagangan hari ini harga saham berkode BTEL ini melonjak hingga 68 persen dari harga penawarannya. Bakrie Telecom berencana akan menginvestasikan Rp 1 triliun untuk menambah jaringan.
Harga saham Bakrie Telecom meningkat sebesar Rp 75 menjadi Rp 185 per lembarnya. Bakrie Telecom merupakan perusahaan pertama yang mencatatkan diri pada 2006 dan perusahaan ke-401 yang tercatat di Bursa Efek Jakarta.
Bakrie Telecom mencatatkan 5,75 juta saham Seri A senilai Rp 200, 7,52 juta saham Seri B senilai Rp 100, dan 5,5 juta saham publik (penawaran umum). Dana yang dihimpun dari hasil penawaran umum adalah Rp 605 miliar.
Dalam konferensi pers, Direktur Utama Anindya Bakrie mengatakan perseroan akan menganggarkan biaya investasi sebesar Rp 1 triliun. “Untuk menambah jaringan di berbagai kota,” kata dia di Jakarta hari ini. Dana Rp 1 triliun itu diperoleh dari hasil penjualan saham, suntikan dana hasil penerbitan saham baru induknya, PT Bakrie & Brothers Tbk, serta pendanaan lain.
Anindya tidak bersedia memberikan prediksi mengenai kinerja perseroan pada 2006 ini. Pada 2005 Bakrie Telecom telah mencapai target 480 ribu pelanggan. “Pada 2009 kita targetkan 5 juta pelanggan,” kata dia.
tito sianipar





