RI-Vietnam Tingkatkan Hubungan Dagang Hingga US$ 2 Miliar
Jum'at, 24 Februari 2006 | 04:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan Indonesia dan Vietman berkomitmen untuk meningkatkan hubungan dagang antara kedua negara. Hal itu disampaikannya seusai Indonesia-Vietnam Business Forum di Jakarta kemarin.
“Kita bisa meningkatkan perdagangan, mungkin targetnya sekitar US$ 2 miliar pada tahun 2010,” kata Mari. Saat ini kontak dagang kedua negara mencapai nilai US$ 1 miliar per tahunnya.
Surplus dagang Indonesia tetap lebih tinggi. Vietnam meminta supaya lebih berimbang. Saat ini total perdagangan mencapai US$ 1,14 miliar per tahun, ekspor dari Indonesia sekitar US$ 700-an juta dan impornya sekitar US$ 400 jutaan.
Menurut Mari, hasil pembicaraan itu akan lebih dimatangkan dalam pertemuan tingkat tinggi antar kedua Menteri Perdagangan pada Juni 2006 nanti. “Ini untuk follow up beberapa hal yang sudah kita mulai tahun lalu,” kata dia.
Indonesia dan Vietnam bersepakat untuk meningkatkan hubungan ekonomi. Tetapi, ujarnya, yang terpenting dari kesepakatan itu adalah hubungan yang baik dan intensif di sektor swasta kedua pihak. “Kami mulai dengan business to business difasilitasi g to g (government to government) di mana pemerintah membantu mengurangi hambatan-hambatannya,” kata dia.
Mari menyatakan dalam pertemuan itu tidak ada pembahasan khusus mengenai impor beras Indonesia dari Vietnam. ”Kami punya MoU untuk bisa membeli beras dari mereka bilamana kita perlukan secara g to g,” kata dia.
Agus Supriyanto





