close

Satelit Telkom-2 Beroperasi Hari Ini

Jum'at, 24 Februari 2006 | 21:36 WIB

TEMPO Interaktif, Cibinong: Satelit Telkom-2 milik PT Telkom Tbk. mulai beroperasi hari ini. Satelit yang diluncurkan di Kourou, Prancis, pada November tahun lalu itu diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Stasiun Pengendalian Utama Satelit PT Telkom di Klapanunggal, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil, saat ini Indonesia sudah memiliki 7 satelit telekomunikasi. Namun jumlah itu dinilai masih sedikit. “Maka potensi pasar satelit masih terbuka lebar,” kata Menteri Sofyan.

Menurut dia, teknologi satelit menempati posisi strategis dalam kebijakan nasional. Apalagi saat ini layanan satelit bukan hanya untuk suara atau voice, tapi sudah menjangkau kepada layanan penyiaran dan internet. “Karena itu para operator telekomunikasi harus jeli dalam melihat pasar.”

Direktur Utama PT Telkom Arwin Rasyid menambahkan, Indonesia merupakan satu-satunya negara berkembang yang memiliki satelit sendiri, sejak diluncurkan satelit Palapa A1 pada Juli 1976. Indonesia juga tercatat sebagai negara ketiga di dunia yang memiliki sistem komunikasi satelit domestik (SKSD), setelah Amerika Serikat dan Kanada.

Sebagai pengganti satelit Palapa B4, kata dia, Telkom-2 memiliki daya jangkau yang lebih luas. “Telkom-2 meliputi wilayah negara-negara di Asia Tenggara, India, dan Guam.”

Telkom-2 tersebut dirancang berusia sekitar 15 tahun dengan 24 transponder C-band. Dari jumlah tersebut, 14 transponder akan digunakan sendiri oleh Telkom. Sebanyak 10 transponder lagi akan disewakan kepada konsumen di dalam dan luar negeri. Wahyudin Fahmi

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan